Powered By Blogger

POTRET DIRI

POTRET DIRI
SETELAH ACARA TAWAF WAJIB DI MASJID HARAM MAKKAH

Sabtu, 31 Desember 2011

MODEL PELAKSANAAN BK BAGI PESERTA DIDIK PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN

MODEL PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI PESERTA DIDIK PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN
(STUDY PENELITIAN DI PKBM HARAPAN BANGSA JATISARI KARAWANG)

OLEH:
SUTIRNA
NIM. 0808730
PRODI BK-S3 UPI BANDUNG

ABSTRAK
Sutirna. (2011). Model Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling bagi Peserta Didik pada Program Pendidikan Kesetaraan.

Pendidikan yang bermutu adalah yang mengintegrasikan tiga bidang kegiatan utama dalam pendidikan secara sinergis, yaitu bidang administratif dan kepemimpinan, bidang instruksional, serta bidang pembinaan siswa (bimbingan dan konseling). Pendidikan yang hanya melaksanakan bidang administratif dan pengajaran dengan mengabaikan bidang bimbingan mungkin hanya akan menghasilkan individu yang pintar dan terampil dalam aspek akademik, tetapi kurang memiliki kemampuan atau kematangan dalam aspek psikososiospiritual. (Djawad Dahlan & Juntika, 2007: 173; Sunaryo, 2008: 185). Oleh karena itu, bimbingan dan konseling diperlukan disemua jalur penyelenggara pendidikan, baik itu formal maupun nonformal. Namun, kenyataan dilapangan tingkat implementasi layanan bimbingan dan konseling di program pendidikan kesetaraan belum optimal, artinya implementasinya berjalan seperti apa adanya atau tidak menggunakan prosedur penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling yang ideal.
Tujuan akhir penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling yang efektif bagi peserta didik pada program pendidikan kesetaraan dalam aspek akademik, pribadi, sosial, dan karir di PKBM Harapan Bangsa Desa Balonggandu Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang. Untuk mencapai tujuan akhir dari penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran dengan pendekatan penelitiannya adalah penelitian dan pengembangan (R&D).
Berdasarkan hasil pengumpulan dan pengolahan data penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling bagi peserta program pendidikan kesetaraan belum optimal dilaksanakan oleh penyelenggara pendidikan kesetaraan. Hal ini dibuktikan oleh hasil studi pendahuluan bahwa hampir setengahnya penyelenggara belum memiliki landasan filosofi, sistem penyelenggaraan, dan pertanggungjawaban penyelenggaraan, (2) Model hipotetik sangat efektif dalam meningkatkan layanan bimbingan dan konseling dalam bidang akademik, pribadi, sosial, dan karir, hal ini dibuktikan oleh hasil perbandingan antara sebelum dan sesudah pelaksanaan model layanan bimbingan dan konseling, dan (3) Model layanan bimbingan dan konseling bagi peserta program pendidikan kesetaraan cukup signifikan keefektifannya dalam meningkatkan layanan bimbingan dan konseling dalam aspek akademik, pribadi, sosial, dan karir. Selanjutnya dari kesimpulan tersebut penulis menyampaikan rekomendasi kepada seluruh pihak terkait untuk segera menyusun sebuah pedoman penyelenggaraan bimbingan dan konseling di pendidikan kesetaraan.





ABSTRACT

Sutirna. (2011). Model Implementation Guidance and Counseling Services of Students for Equality in Education Program.

Quality education is to integrate the three main activities in the education field in synergy, namely the field of administrative and leadership, instructional areas, and areas of student guidance (guidance and counseling). Education is only carrying out the administrative and teaching with the guidance may simply ignore the field will produce an intelligent and skilled individuals in the academic aspect, but lack the ability or maturity in psikososiospiritual aspects. (Djawad Dahlan & Juntika, 2007: 173; Sunaryo, 2008: 185). Therefore, guidance and counseling is needed in all lines of education providers, both formal and nonformal. However, the fact the field level implementation guidance and counseling services in educational programs of equality is not optimal, meaning that implementation is running as it is or not using the procedure of guidance and counseling services are ideal.
The final goal of this research is to produce a model of the implementation of guidance and counseling services are effective for students on educational programs in aspects of academic equality, personal, social, and career PKBM Nations Hope Village Balonggandu Jattānwāli Khanewal district. To achieve the ultimate goal of this study using a mixed method research approach to research is the research and development (R & D).
Based on the results of the research data collection and processing can be concluded that (1) Implementation of guidance and counseling services for program participants educational equality has not been optimally implemented by the organizers of educational equality. This is evidenced by the results of a preliminary study that nearly half of the organizers do not have a grounding philosophy, system implementation, and accountability for implementation, (2) The hypothetical model is very effective in improving guidance and counseling services in the areas of academic, personal, social, and career, this is evidenced by the results of the comparison between before and after implementation of the model guidance and counseling services, and (3) Model guidance and counseling services for equality of educational program participants significantly improve their effectiveness in guidance and counseling services in aspects of academic, personal, social, and career. Furthermore, from these conclusions the authors make recommendations to all parties concerned to immediately formulate a guideline implementation guidance and counseling in educational equality.

Sabtu, 12 Juni 2010

Hasil Kejuaraan Jambore PTK PNF Tk Provinsi Jawa Barat Tahun 1010

KEPUTUSAN DEWAN JURI JAMBORE PTK PNF TK PROVINSI JAWA BARAT
NOMOR : / / 2010


TENTANG

KEJUARAAN JAMBORE (LOMBA KARYA NYATA, KARYA TULIS, DAN PORSENI)
PTK-PNF TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2010

DEWAN JURI JAMBORE PTK PNF TK PROVINSI JAWA BARAT

Menimbang :
a.Bahwa dalam rangka Jambore Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Nonformal (PMPTK-PNF) tahun 2010 Tingkat Provinsi Jawa Barat, perlu ditentukan Juara I, II, III, Harapan I, dan II, dan JuaraUmum.
b.Bahwa untuk merealisasikan hal tersebut pada butir a perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Mengingat :
1.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan lembaran Negara Nomor 4301)
2.Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3.Peraturan Menteri Nomor 08 Tahun 2005 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK)
4.Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Nonformal tahun 2010.

M E M U T U S K A N

Menetapkan

PERTAMA : Nama-nama tersebut pada lampiran keputusan ini sebagai Juara I, II, III, Harapan I,dan Harapan II dan Juara Umum Lomba PTK-PNF Tahun 2010 Tingkat Provinsi Jawa Barat.
KEDUA : Nama-nama tersebut pada lampirana keputusan ini berhak memperoleh penghargaan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
KETIGA : Nama-nama tersebut pada lampiran keputusan ini, Juara I berhak mengikuti Lomba PTK-PNF Tingkat Nasional Tahun 2010 di Surabaya.
KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan di : BANDUNG
Pada Tanggal : 12 Juni 2010
KOORDINATOR DEWAN JURI,


Drs. H. Sutirna, M.Pd.
NIP. 19640711.198603.1.012



Tembusan Kepada Yth:
1. Direktur Jenderal PMPTK-Depdiknas di Jakarta
2. Direktur Jenderal PNFI Depdiknas di Jakarta
3. Direktur PTK-PNF Ditjen PMPTK di Jakarta
4. Direktur P2-PNFI Regional I Bandung
5. Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota se Jawa Barat
6. Yang bersangkutan
















LAMPIRAN : KEPUTUSAN DEWAN JURI PTK PNF TK PROVINSI JAWA BARAT
Nomor : 001/DEWAN JURI/ 2010
Tanggal : 12 JUNI 2010
Tentang :
KEJUARAAN JAMBORE (LOMBA LKN, LKT, DAN PORSENI) PTK-PNF TAHUN 2010
KEJUARAAN LOMBA JAMBORE PTK-PNF TAHUN 2010
TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT


No Jenis Lomba Juara Nama Peserta Utusan Kab/Kota
1Pengelola Kursus Juara I TESSY PUSPITASARI,S.S. KOTA BANDUNG
Juara II TATANG TAQQYUDIN KOTA TASIKMALAYA
Juara III SAPRUDIN, S.SOS KAB. CIREBON
Harapan I ASEP DARKIMAN, S.PDI KAB. BANDUNG
Harapan II UNTUNG SETIAWAN KAB. BEKASI
2Pengelola TBM Juara I RD. NONIH KOTA BANDUNG
Juara II AI ROSIDAH , S.PD. KAB. CIANJUR
Juara III SUSI SAFITRI, A.MD. KOTA CIMAHI
Harapan I DRS. AGUS SUNENDI KAB. MAJALENGKA
Harapan II FITRIA NUR AYU, U. S,PD KOTA CIREBON
3Pamong Belajar Juara I DRA. RISTIATI LUBIS, M,PD KOTA BANDUNG
Juara II ACEP ROHMANA KAB. SUMEDANG
Juara III NURHAYATI, M.M.PD KOTA SUKABUMI
Harapan I DEDI SUKMAJAJULI KAB. PURWAKARTA
Harapan II DRS. APANDI SYARIF, M.PD. KAB. TASIKMALAYA
4Pengelola PKBM Juara I HILMAN MAWARDI, S.PD KAB. CIANJUR
Juara II IR. ACEP AHMAD SANUSI KAB.BANDUNG BARAT
Juara III DIANA RUSTANTI, A.KS KAB.BEKASI
Harapan I AHMAD MAKSUM KOTA BANJAR
Harapan II LIMIH MULIANIH KOTA BEKASI
5Tutor P. Kesetaraan (PaketA, B, dan C)
Juara I RIKA ROHAYANI, S.PDI KAB. MAJALENGKA
Juara II NIDIA SETIYANI, S.PD. KOTA BEKASI
Juara III BUDI HARTANTO, S.PD.I KAB. CIREBON
Harapan I AYI BUDIANI, SPI KAB. BANDUNG
Harapan II NANDANG A. SAEFULOH, S.PD. KOTA BANDUNG
6 Tutor P Keaksaraan (KF)
Juara I TETI NURHAYATI, S.PD. KAB. SUMEDANG
Juara II ANINDITTO, S.PD. KAB. CIREBON
Juara III SITI LULU DARUSYATI KOTA BOGOR
Harapan I MICHELIA CHAMPACA KAB. BDG BARAT
Harapan II CUCU HODIJAH KOTA CIMAHI
7Penilik Juara I ANHARUDIN, S.PD. KOTA BEKASI
Juara II ANDI SUGANDI, SPD., M.M KAB. CIAMIS
Juara III MOCH. TATANG WAHYU, S.PD KAB. CIANJUR
Harapan I SUKRIA, S.AP KAB. SUBANG
Harapan II AHMAD SOLIHIN, M.PD. KAB. TASIKMALAYA
8Tutor PAUD Juara I DWI RIMAYANTI KOTA SUKABUMI
Juara II TENI RUSTIANI , A,MA KAB. SUMEDANG
Juara III TETI MAESAROH, S.SI KOTA BANDUNG
Harapan I ELIS LISTIA, A.MA KAB. TASIKMALAYA
Harapan II NENG YETTI SUSANTI KAB. CIREBON
9Instruktur Senam
Juara I DONITA MIEKE M, SE KOTA CIREBON
Juara II DIAH MIDAWATI KOTA BANDUNG
Juara III HAPPY SOFIYANA KAB. CIREBON
Harapan I IKA ROSILAWATI KAB. SUMEDANG
Harapan II ELIS DIYANI KAB. BDG BARAT
10Instruktur Tata Rias
Juara I DETI NURMALA, S.IP KOTA. CIMAHI
Juara II SUSANTHI SANTANA, SP KOTA BANDUNG
Juara III ROHIMAN KURNIA MUSTOPA KAB. BANDUNG
Harapan I TRI PUJI ASTUTI, S.PD.I KAB.BDG BARAT
Harapan II SILVIA JHON KOTA BEKASI
11Instruktur Kursus Seni Musik
Juara I CECEP WIJAYA, S.SN KOTA SUKABUMI
Juara II IRAWAN ZULHIDAYAT, S.SN KOTA BANDUNG
Juara III HARDIAN BAHTIAR JOGIA KOTA CIREBON
Harapan I ARIS HARTANTO KOTA BEKASI
Harapan II DEBORA STEPHANIE KAB. BEKASI
12Instruktur Bahasa Inggris
Juara I DRS. MOCH. RAMADHANI, DIPL. TEFL KOTA BANDUNG
Juara II SHINTA NOVITASARI KOTA BEKASI
Juara III ROHENDI KAB. SUMEDANG
Harapan I DRA. SUSANTIN FAJARIAH, SS KAB. BEKASI
Harapan II ATTYN HARTINI KAB. CIANUR
13Pengelola PAUD PNF
Juara I EUIS NURFARIDAH KAB. SUMEDANG
Juara II DRA ROSITA ADIANI, MA KOTA DEPOK
Juara III TINE MULYANINGSIH KOTA BEKASI
Harapan I SITI MARYATI, SE KOTA BANDUNG
Harapan II LINDAWATI KOTA BOGOR
14Pengelola IT Juara I FREDDY W KOTA CIREBON
Juara II TOBIIN, SE KAB. MAJALENGKA
Juara III HARI OTANG S.SPT KAB, SUKABUMI
Harapan I EVAN CAHYA A KAB. BEKASI
Harapan II SURYANA K, S.KOM KAB. BDG BARAT

KOORDINATOR DEWAN JURI PTK PNF
PROVINSI JAWA BARAT,



DRS. H. SUTIRNA, M.PD.
NIP. 19640711.198603.1.012






















LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT
Nomor :
Tanggal :
Tentang :
KEJUARAAN JAMBORE (LOMBA LKN, LKT, DAN PORSENI) PTK-PNF TAHUN 2010

DAFTAR PESERTA JUARA I
KEJUARAAN LOMBA JAMBORE PTK-PNF TAHUN 2010
TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT

No Jenis Lomba Juara Nama Peserta Utusan Kab/Kota
1 Pengelola Kursus Juara I TESSY PUSPITASARI,S.S. KOTA BANDUNG
2 Pengelola TBM Juara I RD. NONIH KOTA BANDUNG
3 Pamong Belajar Juara I DRA. RISTIATI LUBIS, M,PD KOTA BANDUNG
4 Pengelola PKBM Juara I HILMAN MAWARDI, S.PD KAB. CIANJUR
5 Tutor P. Kesetaraan (PaketA, B, dan C) Juara I RIKA ROHAYANI, S.PDI KAB. MAJALENGKA
6 Tutor P Keaksaraan (KF) Juara I TETI NURHAYATI, S.PD. KAB. SUMEDANG
7 Penilik Juara I ANHARUDIN, S.PD. KOTA BEKASI
8 Tutor PAUD Juara I DWI RIMAYANTI KOTA SUKABUMI
9 Instruktur Senam Juara I DONITA MIEKE M, SE KOTA CIREBON
10 Instruktur Tata Rias Juara I DETI NURMALA, S.IP KOTA. CIMAHI
11 Instruktur Kursus Seni Musik Juara I CECEP WIJAYA, S.SN KOTA SUKABUMI
12 Instruktur Bahasa Inggris Juara I DRS. MOCH. RAMADHANI, DIPL. TEFL KOTA BANDUNG
13 Pengelola PAUD PNF Juara I EUIS NURFARIDAH KAB. SUMEDANG
14 Pengelola IT Juara I FREDDY W KOTA CIREBON




KEPALA DINAS PENDIDIKAN
PROVINSI JAWA BARAT,



Dr. H. MOH WAHYUDIN ZARKASYI, Ak
Pembina Utama Muda
NIP. 19570807.198601.1.001

Sabtu, 05 Juni 2010

Jambore PTK-PNF Tingkat Provinsi Jawa Barat, Lembang 11-12 Juni 2010

Tepatnya tanggal 11-12 Juni 2010 di Hotel Bumi Makmur Indah (BMI) Lembang Bandung Barat akan diselenggarakan Lomba Jambore PTK-PNF ke IV Tingkat Propinsi Jawa Barat dengan jenis lomba sebanyak 14 jenis yang dilombakan.
1. Lomba Tutor Pendidikan Kesetaraan (Paket A, B, atau C)
2. Lomba Tutor Kesetaraan (KF)
3. Lomba Instruktur Bahasa Inggris
4. Lomba Instruktur TRP Daerah
5. Lomba Instruktur Senam Aerobik
6. Lomba Pengelolaan PKBM
7. Lomba Pengelolaan TBM
8. Lomba Pengelolaan POS PAUD
9. Lomba Pengelolaan Kursus
10. Lomba IT (Pembelajaran Pembuatan Blogger)
11. Lomba Gerak dan Lagu bagi Pembelajaran PAUD
12. Lomba Cipta Lagu PTK-PNF
13. Lomba Pamong Belajar
14. Lomba Penilik
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada PTK PNFI untuk terus mengadakan inovasi dalam rangka mengembangkan kemampuan dan keterampilan sebagai tenaga kependidikan non formal. Pemenang lomba tingkat provinsi jawa barat sebagai juara I akan menjadi peserta Jambore 1000 PTK-PNF Tingkat Nasional di Surabaya yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2010.
Semoga kegiatan ini menjadi ajang bagi para insan PNFI se Jawa Barat serta semoga kegiatan ini dapat dijadikan tolok ukur bagi semua penyelenggara PNFI di Jawa Barat.

Dilaporkan oleh : Drs. H. Sutirna, M.Pd.
Jabatan : Koordinator Dewan Juri Jambore PTK PNF 2010

Jambore PTK-PNF Tingkat Provinsi Jawa Barat, Lembang 11-12 Juni 2010

Selasa, 13 April 2010

PENERIMAAN MAHASISWA BARU 2010/2011 STKIP SILIWANGI BANDUNG

penerimaan mahasiswa baru
tahun akademik 2010/2011
STKIP Siliwangi Bandung

PERPANJANGAN IJIN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI
Pendidikan Luar Sekolah, No. 1540/D/T/2008
Pendidikan Bahasa Inggris, No. 1538/D/T/2008
Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia, No. 1539/D/T/2008
Pendidikan Matematika, No. 1541/D/T/2008

Persyaratan:
1. Ijazah/STTB SLTA/sederajat
2. Ijazah/Akta D1, D2, PGSD, PGSMTP, D3, Akademi, Sarjana
Muda, dan Program S1 (yang belum selesai) sebanyak 2
(dua) lembar.
3. Transkip Akademik dan Surat Keterangan Pindah dari
Perguruan Tinggi (yang belum selesai)
4. Pas Photo ukuran 2 x 3 cm ( 2 buah), dan 3 x 4 cm ( 2 buah)
5. Melunasi keuangan sesuai ketentuan yang ditetapkan
6. Persyaratan lainnya dilengkapi kemudian

Keuangan:
Uang SPP satu tahun akademik Rp. 1.300.000.-
Dana Sarana Pembangunan Rp. 300.000.-
Cara Pembayaran :
Diangsur 4 (empat) kali dalam setahun ( 2 kali tiap
Semester)
Angsuran Pertama dibayar saat registrasi awal semes
ter ganjil tahun akademik 2010/2011

Untuk lebih jelasnya dapat datang langsung ke kampus
STKIP Siliwangi Bandung
Jalan Terusan Jenderal Sudirman Cimahi 40526
Telp. (022) 6658680, 91619363
e_mail : stkip_siliwangi@yahoo.com

Panitia,
Drs. H. Asep Ikin Sugandi, M.Pd.
Drs. H. Sutirna, M,Pd.

Kamis, 01 April 2010

Apa Yang dibutuhkan untuk menjadi Guru yang Berkualitas?

KOMPILASI
By. Drs. H. Sutirna, M.Pd.
STKIP Siliwangi Bandung – 2 April 2010
(Sumber : http://www.uwec.edu/Career/students/jobsearch/teachers/teacherqualities.htm)

Teacher Qualities
(Guru Berkualitas)
This list will let you know what qualities employers look for in a teacher candidate. Practice developing these skills / qualities, and remember to portray them in your interview.
1 Positive - Thinks positively and enthusiastically about people and what they are capable of becoming. Sees the good in any situation and can move forward to make the most of difficult situations when confronted with obstacles. Encourages others to also be positive.
2 Communicative - Shares with others in a manner that encourages effective two-way communication. Communicates personal thoughts and feelings on a wide spectrum of issues and can listen to students in an empathetic manner, assuring each that conversations will be held in confidence.
3 Dependable - Honest and authentic in working with others. Consistently lives up to commitments to students and others. Works with them in an open, honest, and forthright manner.
4 Personable - Establishes and maintains positive mutual working relationships. Likes to be with others. Has many ways of getting to know students as persons while building trust and appreciation through personal interaction and involvement.
5 Organized - Makes efficient use of time and moves in a planned and systematic direction. Knows where he or she is heading and is able to help students in their own organization and planning. Can think in terms of how organization can be beneficial to those served.
6 Committed - Demonstrates commitment to students and the profession and is self-confident, poised and personally in control of situations. Has a healthy self-image. Encourages students to look at themselves in a positive manner, careful to honor the self-respect of the students, while encouraging them to develop a positive self-concept.
7 Motivational - Enthusiastic with standards and expectations for students and self. Understands the intrinsic motivations of individuals, and knows what it is that motivates students. Takes action in constructive ways.
8 Compassionate - Caring, empathetic and able to respond to people at a feeling level. Open with personal thoughts and feelings, encouraging others to do likewise. Knows and understands the feelings of students.
9 Flexible - Willing to alter plans and directions in a manner which assists people in moving toward their goals. Seeks to reason out situations with students and staff in a manner that allows all people to move forward in a positive direction.
10 Individually Perceptive - Sees each student as a unique and valuable individual. Looks for the differences among students. Quickly diagnoses student difficulties and assists in the management of individual situations.
11 Value Based - Focuses upon the worth and dignity of human beings. Is sensitive to community values. Strives to work in an environment consistent with his or her belief system. Recognizes the importance and power of modeling constructive behavior.
12 Knowledgeable - Is in a constant quest for knowledge. Keeps up in his or her specialty areas, and has the insight to integrate new knowledge. Takes knowledge and translates it to students in a way which is comprehensible to them, yet retains its originality.
13 Creative - Versatile, innovative, and open to new ideas. Strives to incorporate techniques and activities that enable students to have unique and meaningful new growth experiences.
14 Patient - Is deliberate in coming to conclusions. Strives to look at all aspects of the situation and remains highly fair and objective under most difficult circumstances. Believes that problems can be resolved if enough input and attention is given by people who are affected.
15 Sense of Humor - Knows how to take the tension out of tight situations. Uses humor, spontaneously, in a tasteful manner. Builds togetherness in the classroom, through the use of humor.

Selasa, 23 Maret 2010

Ujian Nasional 2010 Vs Banjir Citarum

Ujian nasional 2010 merupakan titik akhir para peserta didik dalam menyelesaikan studinya disetiap jenjang pendidikan. Ujian Nasional SLTA dimulai dengan bertepatan meluapnya sungai Citarum sehingga membuat para peserta dan seluruh komponen pendidikan di Kab. Karawang melakukan antisipasi seoptimal mungkin agar pelaksanaan tetap berjalan. jenjang SMP akan mulai dilaksanakan Senin, 29 Maret 2010 dan jenjang SD, mulai 5 April 2010.
Banjir yang tak kunjung surut membuat rasa tidak nyaman bagi peserta didik, bahkan yang mereka alami kebanjiran menjadi dampak psikologis yang begitu berat dengan dua pikiran yang bergemulut di dalam dirinya sedangkan sekolah masih dijadikan tempat untuk pengungsian warga masyarakat yang kena banjir.
Sungai Citarum yang berasal dari bendungan Jatiluhur yang terus debet air bertambah dari curah hujan yang besar di Bandung dan sekitarnya membuat Jatiluhur menjadi kewalahan dengan air yang begitu melimpah, yang akhirnya secara perlahan lahan dibuka, namun dampaknya memberikan banjir yang tidak kepalang besar khususnya di Kabupaten Karawang, apalagi dengan peserta didik yang akan mengikuti UN 2010 ditambah dengan para bapak dan ibu guru tenaga pengajar yang kena banjir rumahnya.
Permasalahannya apakah akan berpengaruh terhadap kesiapan siswa menghadapi UN 2010? inilah yang harus ditinjau dari Kementerian Pendidikan tentang kebijakan kelulusan atau batas siswa lulus. Secara tidak langsung UN 2010 ini akan sangat berpengaruh terhadap diri siswa dan guru yang terkena musibah.
Banjir luapan citarum merupakan sebuah dilematis, satu sisi khawatir jebolnya jatiluhur jika tidak dibuang sedikit demi sedkit, satu sisi lagi ketika dibuang melanda pada daerah aliran sungai citarum berdampak berseusaian dengan pelaksanaan UN 2010 dimana siswa membutuhkan ketenangan untuk belajar, namun ketika terjadi seperrti ini ketenangan hilang dan rencana menghapalpun akhirnya kabur ketika air mulai masuk ke dalam rumah bahkan menengelamkan rumah mereka.
Akhirnya dalam tulisan ini semoga pihak terkait dapat memahami dan memberikan kemudahan bagi anak-anak bangsa yang akan mengikuti UN 2010, dan marilah kita ambil sebuah pembelajaran yang berharga ketika membuat sebuah perencanaan Ujian Nasional yang berdampak positif terhadap perkembangan jiwa anak, bukan sebaliknya menjadi sebuah kegelisahan semua pihak.